Friday, September 12, 2014

Mengupas Mitos di Balik Orgasme Wanita


Sebagian besar orang masih bingung dengan orgasme di kalangan wanita.
Mona Indriyani

Banyak pria berpikir wanita tak perlu alami orgasme.  
Banyak pria berpikir wanita tak perlu alami orgasme.  

Revida - Orgasme adalah salah satu perasaan yang paling menyenangkan bagi perempuan. Saat berhubungan intim, keinginan untuk mencapai orgasme adalah hal umum yang diimpikan oleh setiap kaum hawa. Namun, faktanya, kesulitan orgasme membuat mereka kerap memalsukannya.

Orgasme terjadi karena kontraksi otot bagian dalam organ intim yang dikombinasikan dengan peningkatan tekanan darah. Hasilnya berupa kepuasan intens. Melansir Boldsky, kendati banyak buku dan studi yang berusaha mengungkap rahasia orgasme pada wanita, sebagian besar orang, baik pria maupun wanita, masih bingung dengan kepuasan seks yang dialami kaum hawa.

Hanya G spot yang bekerja

Siapa bilang hanya G spot yang dapat mencapai wanita orgasme? Ini mitos. Untuk mencapai klimaks selam cinta, wanita juga bisa membuat dirinya merasakan kenikmatan. Selain itu, tutur bicara saat bercinta dan belaian di area tubuh lainnya juga dapat membuat wanita orgasme.

Kondom pengaruhi orgasme

Tidak ada hubungan kondom dan orgasme. Seringkali pria mengeluhkan bahwa kondom mengurangi sensitivitas di kala bercinta. Orgasme tergantung pada rangsangan dan suasana hati, bukan pada kondom.

Butuh waktu lama untuk orgasme

Tak hanya wanita, pria juga membutuhkan waktu untuk orgasme. Ini adalah mitos jika hanya wanita yang membutuhkan waktu lama untuk orgasme. Pria membutuhkan waktu sekitar 30-50 menit untuk orgasme, sedangkan wanita 10-15 menit. Seorang wanita dapat mencapai orgasme dengan cepat jika rangsangan dilakukan di tempat yang benar.

Ukuran pengaruhi orgasme
Ini adalah mitos. Banyak kaum pria beranggapan orgasme wanita terletak pada ukuran alat vital. Yang harus diluruskan dari mitos ini adalah orgasme terjadi karena teknik bercinta, buka pada ukuran alat vital pria.

No comments:

Post a Comment